Blog

  • Warga Tugumulyo Jadi Korban Curas di Muara Lakitan

    Murexs.com, MUARA LAKITAN – Sedang melintasi jalan Raya Sekayu – Lubuklinggau tepatnya di Kelurahan Muara Lakitan, Ariston Sihombing (21) yang berkendara Sepeda Motor Honda Revo dihadang Alan Huri (32) dkk dan mengambil paksa (Curas) motor korban, Senin (18/05) sekira pukul 19.30 WIB.

    Dengan membawa kayu dan parang, pelaku dan 2 temannya yang merupakan warga Kelurahan Muara Lakitan menghentikan sepeda motor korban, kemudian salah satu pelaku berkata, “MINTAK MOTOR KAU, DAKTU KAU AKU KAPAK” lalu pelaku mengambil sepeda motor milik korban dan langsung membawanya kabur.

    Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Lakitan, IPTU M Romi membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan 2 pelaku yakni Indrawan alias Budi (31) dan Alan Huri (32) telah diamankan sedangkan HS (38) masih DPO.

    “Dari 3 pelaku sudah diamankan 2 orang, 1 orang DPO,” ujar Kapolsek.

    Kapolsek menerangkan, korban yang merupakan warga Blok E Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo dan kesaksian Ronal Purba (26) dan Abdul Muis Sihotang (25) keduanya warga yang sama dengan korban melapor ke Polsek Muara Lakitan.

    Sekitar 1,5 jam dari kejadian dilakukan penyelidikan di TKP. Kemudian bersama petugas, ia memimpin langsung penggerbekan terhadap pelaku Indrawan dan berhasil diamankan tanpa perlawanan dan mengakui perbuatan Curas bersama-sama dengan Alan Huri dan HS.

    Selanjutnya, petugas terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya serta melakukan imbauan kepada keluarga tersangka yang belum tertangkap untuk lebih baik menyerahkan diri.

    Kemudian, Kamis (21/05) sekira pukul 09.30 Wib pelaku Alan Huri menyerahkan diri ke Polsek Muara Lakitan beserta Barang bukti 1 (satu) unit sepeda motor Honda Revo tanpa TNKB dan setelah dilakukan pemeriksaan telah mengakui perbuatannya. Sedangkan pelaku lainnya HS masih DPO.

    Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan tersebut dalam Pasal 365 K.U.H.Pidana dengan bukti 1 (satu) potong kayu dengan panjang sekira 1,5 meter dan 1 (satu) unit sepeda motor honda revo tanpa TNKB. (aggt/fuad)

  • Respon Bupati MUBA Pada Dugaan Poyek Siluman

    Musi banyuasin Murexs.com-Terkait pemberitaan yang sudah terbit pada tanggal (08-05-2020), Dan pada Hari ini Jum’at (09-05-2020) bupati musi banyuasin angkat bicara terkait pemberitaan yang kemarin di publis yang berjudul “Di tengah pandemik Covid-19 di duga proyek siluman bergentayangan, http://murexs.com/tengah-pandemik-covid-19-di-duga-proyek-siluman-bergentayangan/

    Sementara itu hasil klarivikasi pemberitaan dengan bupati Musi Banyuasin DR H Dodi Reza Alex noerdin,Angkat bicara terkait pemberitaan yang sudah terbit kemarin kamis tanggal (07/05/20) melalui via WhatsAap beliau mengatakan Hati2 tidak mungkin proyek siluman. Jgn ada penggiringan opini, berlindung di balik kalimat ‘diduga’. Bisa dituntut nanti. Tks.jelasnya.

    Lanjutnya, apalagi ada kalimat. ” beda dgn pemkab muba yg lebih mementingkan infrastruktur.

    “Hati2, apa tidak tau keseriusan kita utk perangi wabah ?? Jgn ada penggiringan opini. Hati2 kalau menulis berita! jelas bupati”.

    Lanjutnya, Ya silakan, tapi jangan kau mengeneralisir seakan Pemkab Muba tdk berbuat utk Covid ! Kontrol sosial silakan, tp surat edaran itu tdk berlaku utk yg sdh kontrak.jelas bupati (tim)

  • Permainan Boneka Tangan

    Artikel Dunia Pendidikan,
    Oleh : Septi Delpianti Putri, S.Pd

    Dunia anak itu adalah masanya bermain, bukan hanya sekedar bersenang-senang, bermain pun memiliki peran penting bagi tumbuh kembangnya dan meningkatkan keterampilan dengan cara yang menyenangkan.

    Bermain adalah hak dasar anak usia dini, bermain merupakan kegiatan mengekspresikan diri tanpa paksaan dengan perasaan senang.

    Pada anak usia dini, bermain dapat memberikan banyak manfaat terhadap perkembangannya.

    Adapun manfaat bermain dapat mengembangkan aspek moral, motorik, kognitif, bahasa, serta perkembangan sosial anak.

    Manfaat bermain tidak hanya dirasakan ketika dilakukan bersama sekelompok teman, namun bermain sendiri juga dapat memberikan manfaat tersendiri bagi anak usia dini.

    Tentu dengan diketahuinya manfaat bermain akan menambah referensi bagi stakeholder di kalangan PAUD untuk menyisipkan unsur edukasi dalam setiap kegiatan bermain anak.

    Tanpa disadari anak-anak, kegiatan bermain yang anak-anak lakukan dapat memberikan suatu penilaian kepada pendidik atau orangtua.

    Bermain pada anak usia dini berfungsi untuk menstimulus perkembangan pada diri anak tersebut. Enam aspek perkembangan tersebut terdiri dari, nilai agama moral, fisik motorik, bahasa, sosial emosional dan seni.

    Saya selaku guru Taman Kanak – Kanak Islam Terpadu Al – Fatih Palembang memanfaatkan Permainan Boneka tangan yang dapat mengembangkan aspek bahasa pada anak.

    Secara alami boneka tangan dapat menarik perhatian anak, mulai dari boneka tangan berbentuk binatang, aneka tokoh kartun kesayangan anak, dan lain-lain.

    Permainan boneka tangan ini mampu menstimulasi anak dalam melatih dan mengembangkan kemampuan kerja otak anak, seperti melatih komunikasi anak, mengasah daya imajinasi, dan tidak menimbulkan kejenuhan pada anak saat memainkaannya.

  • H Juarsah : Plt Bupati Muara Enim Resmikan Dapur Umum Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

    Murexs.com MUARA ENIM – Ketua Gugus tugas percepatan penanganan bencana non-alam plt. Bupati Muara Enim, H Juarsah, SH meresmikan dapur umum gugus tugas penanggulangan covid-19, Kabupaten Muara Enim di halaman Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kabupaten Muara Enim, kamis(16/04)

    Pemkab Muara Enim mendirikan dapur tersebut untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dilingkungan Kabupaten Muara Enim hingga 29 April mendatang.

    Dalam hal ini Pemkab Muara Enim menargetkan bantuan tersebut untuk masyarakat yang memiliki penghasilan harian.

    Juarsah mengatakan pendirian dapur ini untuk meringankan masyarakat terdampak Covid-19 terkhusus untuk para masyarakat ekonomi menengah kebawah yang berpenghasilan harian seperti ojek, tukang becak, buruh harian dan lain-lain.

    Himbauan dari plt. Bupati Muara Enim kepada seluruh masyarakat untuk berdiam diri dirumah, Pemkab Muara Enim dan Forkopimda membuka dapur ini berharap dapat membantu masyarakat agar tetap dirumah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    “Kita berharap kepada masyarakat untuk berada dirumah jika tidak dalam keadaan penting jangan keluar, demi upaya agar pencegahan penyebaran Covid-19 tidak masuk Kabupaten Muara Enim dan memutus penyebaran nya. maka dari itu di himbau untuk masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan yg berlaku” pungkasnya

    Selanjutnya Juarsah juga menghimbau bagi masyarakat muara enim yang baru berpergian dari daerah yg telah terpapar Covid-19 agar melakukan isolasi mandiri dan melapur kepada gugus tugas.

    “Untuk masyarakat yang baru bepergian dari daerah yg terpapar Covid-19 agar jujur dan penuh kesadaran diri untuk melakukan isolasi mandiri dan melapor kepada gugus tugas penanganan Covid-19 di sekitar tempat tinggal.

    Dapur umum ini dibuka sejak hari ini (16/04) hingga 24 April 2020, pada hari ini akan dibagikan 500 kotak nasi di titik yg berada di kota Muara Enim, dan selanjutnya akan dibagikan di 18 titik yg ada di Kabupaten Muara Enim diantaranya Kec.Muara Enim, Kec.Lawang Kidul, Kec.Ujanmas, dan beberapa kecamatan lainnya.(AEP/adv/murexs.com)

  • Bupati Mura Resmikan Kegiatan RAKOR BSP di Gedung BLK

    Seremony

    Murexs.com MUSI RAWAS, – Dinas Sosial Kabupaten Musirawas menggelar Rapat Koordinasi ( RAKOR), Bantuan Sosial Pangan (BSP), sekaligus sosialisasi serta Launching Program Sembako Tahun 2020, kegiatan tersebut berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Jumat (14/02).

    Kepala Dinas Sosial Pemkab Musi Rawas, Agus Susanto, dalam sambutannya meyampaikan, di Tahun 2020 Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Mura, Kini di perluas manfaatnya menjadi bantuan sembako, bahan pangan yang dapat di peroleh, oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada e-warong, yang sebelumnya hanya Beras dan Telur.


    ” Kini jenis makanan yang di dapat lebih bervariasi yakni seperti, Beras, Telur, Ayam, Ikan segar, tempe, tahu, sayur dan buah, hal ini untuk menjaga kecukupan Gizi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta pencegahan stunting”, Ujar Agus.

    Agus menambahkan, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang sebelumnya Rp 110.000, per (KPM), kini naik menjadi Rp 150.000 per (KPM) perbulannya, penggunaan dana bantuan program sembako hanya boleh di gunakan untuk pembelian bahan pangan, yang telah di atur dalam program sembako.

    Sementara itu, Bupati Musi Rawas, H. Hendra Gunawan, membuka secara resmi kegiatan tersebut, dirinya menyampaikan, bantuan sosial ini merupakan hal penting dalam penanggulangan masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Musi Rawas. Serta mampu mendorong taraf hidup masyarakat, meningkatkan produktif masyarakat dan mencegah stunting.

    Bupati Mura juga berharap kepada petugas pengurus e-warong di Kecamatan Se Kabupaten Musi Rawas, hendaknya program sembako yang di jalankan nantinya bisa tepat sasaran kepada masyarakat miskin.

    Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Musi Rawas H. Hendra Gunawan, Sekertaris Daerah (Ketua) Asisten I setda Mura, Asisten II Setda Mura, Kepala Dinas Sosial Mura, Kepala Badan Pusat Statistik Mura, Camat Se Kabupaten Mura, Pendamping bantuan Sosial Pangan, Bank Peyalur, PT Bank Mandiri Persero TBK Cabang Lubuklinggau, Perum Bulok KCP Lubuklinggau, petugas pengurus e-warong di Kecamatan Se Kabupaten Musi Rawas. (TIM/ADV)

  • Raih Akreditasi Madya, Puskesmas Pauh Makin Optimalkan Pelayanan

    Muratara –  Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Pauh , Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara menorehkan prestasi dengan berhasil meraih Akreditasi Madya. Sebagai fasilitas tingkat pertama, prestasi tersebut diperoleh setelah mendapat penilaian dari tim Akreditasi Kementrian Kesehatan RI.

    Kepala Puskesmas Haruci, Selasa (5/11/2019) menjelaskan, prestasi Akreditasi Madya yang diperoleh Puskesmas Pauh tersebut merupakan bagian dari hasil kerja keras semua tim di puskesmas setempat.

    Selin itu juga bagian dari kerja sama masyarakat  yang dengan caranya masing masing turut serta mendukung proses akreditasi puskesmas setempat.

    Dijelaskannya, proses penilaian yang dilakukan oleh tim akreditasi terdiri dari berbagai indikator yakni indikator penilaian sebanyak 776 Elemen dengan 9 Bab. Indikator – indikator itu terbagi di sejumlah indikator pelayanan antara lain administrasi manajemen, UKM (upaya kesehatan masyarakat) serta UKP (upaya kesehatan perorangan atau klinis).

    ” Kelengkapan sarana dan prasarana puskesmas juga dinilai oleh akreditasi. Jadi kami benar benar persiapkan dengan baik agar apa yang diharapkan untuk diakreditasi bisa diperoleh ” ungkap Dia.

    Dirinya mengatakan, dengan hasil yang diperoleh tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Puskesmas Pauh dan juga masyarakat umum lainnya. Hasil yang diperoleh sudah maksimal karena Puskesmas mampu mencapai Akreditasi Madya bukan Akreditasi Dasar.

    ” Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan demi kepuasan masyarakat yang hendak pendapatkan pelayanan di Puskesmas Pauh. Kami akan terus meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan standar operasional.

    Sementara itu, Kadinkes Marlindasari mengatakan dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh stekholder yang ada di Puskesmas Pauh. Pasalnya, dengan kerja keras dan memberikan pelayanan yang maksimal Puskesmas setempat berhasil mendapatkan penilaian dari tim akreditasi hingga mencapai hasil Akreditasi Madya.

    ” Ini tentu bukan pekerjaan gampang bagi puskesmas yang menjadi faskes tingkat pertama. Namun mereka mampu bekerja hingga mendapat Akreditasi Madya”ujar Dia.

    Dikatakannya, dengan prestasi Akreditasi Madya diharapkan Puskesmas Pauh ke depan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan sesuai degan apa yang menjadi harapan masyarakat.

    ” Selain itu juga ada dua  puskesmas lagi yang mendapatkan Prestasi Akreditasi Madya yaitu puskesmas kecamatan Muara Kulak dan Puskesmas kecamatan Rawas Ulu”, jelasnya.
    (BenMurexs.com).

  • Dorong Penguat Pancasila Dilapas, Kalapas Sekayu Hadiri Rakor Sinkronisasi ASN Dibali

    Murexs.com MUBA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sekayu, Ronaldo De Vinci Talesa, A.Md. IP., S.H., M.H. memenuhi undangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dengan kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Materi dan Metode melalui Dialektika Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Masa Depan Bangsa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2019 bertempat di Grand Ballroom Palma Hotel Courtyard Merriott Nusa Dua Kawasan Pariwisata Lot SW 1, Nusa Dua Bali.(04/11/19).

    Adji Samekto (Deputi Bidang Pengkajian dan Materi) menjelaskan bahwa tujuan dari rapat koordinasi tersebut, di antaranya mengingatkan kembali pentingnya pengaruh nilai-nilai Pancasila dalam pelaksana kebijakan dan pelayan publik di lingkungan ASN. Terangnya.
    “Pancasila tidak sekedar dihadirkan tataran mikro, tetapi lebih dari itu Pancasila hadir dalam tatatan kenegaraan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” ungkapnya.

    BPIP juga mendorong pendirian Klinik Pancasila di seluruh Lembaga Pemasyarakatan. Klinik Pancasila merupakan tempat Warga Binaan untuk berkonsultasi tentang kewarganegaraan dan mewujudkan potensi positif, sehingga siap menjadi warga negara yang baik berdasarkan Pancasila. Acara tersebut menghadirkan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah untuk mengisi pidato kunci dan serangkaian diskusi panel. Selain diikuti oleh para ASN Kemenkumham, BPIP, Pemprov Bali, dan diikuti oleh 664 UPT Pemasyarakatan seluruh Indonesia melalui video telekonferensi.

    Bertempat di Aula Lapas Sekayu Kepala seksi Pembinaan Narapidana dan Anak didik (Perimansyah), Kepala Sub Bagian Tatausaha (Edho DS), Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemsyarakatan(Tarmizi) serta seluruh pegawai Lapas Selayu mengikuti acara Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Materi dan Metode melalui Dialektika Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Masa Depan Bangsa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2019 via teleconference menggunakan aplikasi Zoom.

    Sementara Kalapas Sekayu Ronaldo mengungkapkan selama ini Kita rutin melakukan pembinaan terhadap warga binaan melalui penanaman norma norma Pancasila. Tujuannya, agar kualitas warga binaan pemasyarakatan menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat.
    Kemudian sambungnya, warga binaan dibina agar menjadi insan yang patuh terhadap agamanya dan juga dapat menghargai hak asasi manusia. “Menjadi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang mencintai Tanah Air dan Nasionalis,” pungkas Ronaldo.(AndyMurexs.com)

  • HT Berpesan Bujang Ngen Gadis Muratara Harus Dikaryakan

    MURATARA- Alumni pemekaran Kabupaten Musi Rawas Utara, HT ((Hery Triwahyudi) sangat menyayangkan event tahunan kontes bujang ngen gades Kabupaten Musi Rawas Utara 2019 jauh dari harapan.

    Pasalnya kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan itu terkesan dipaksakan asal penyelenggaraan. Alhasil gaungnya kegiatan tersebut kurang terdengar hingga pelosok Muratara.

    Sebut HT yang juga bakal calon wakil bupati Muratara, terlihat tidak dilibatkannya koran lokal Muratara yakni Murexs, sehingga event ini hanya menghamburkan duit negara.

    “Padahal event ini dapat dijadikan event tahunan yang dapat menarik turis lokal maupun regional dan nasional untuk berayau ke Muratara,”utaranya.

    HT sapaan akrabnya mencotohkan Lubuklinggau, setiap event tahunan pasti gaungnya wah dan juga terdengar baik skala Muratara, Lubuklinggau dan Musi Rawas maupun skala regional dan nasional.

    Di Muratara menurutnya harus juga seperti itu, peserta harus diajak mengenalkan objek wisata Muratara baik itu danau Rayo maupun objek wisata gua napalicin. Jadi outputnya benar-benar terasa.

    Tentunya ini menjadi pelajaran kedepannya siapapun bupati dan wakil bupati memang harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Muratara.

    Untuk itu, juga bujang ngen gades setelah pelaksanaan ini harus ada aktifitas satu tahun bagi mereka. Baik itu dilibatkan dalam kegiatan lokal kabupaten Muratara juga kegiatan Muratara di luar.

    “Harus diajak, kasih honor bagi mereka atas prestasinya,”pungkasnya.(tim)

  • Anniversary HBC Chapter ML Didorong Event Tahunan Kabupaten

    # Pengurus HBC Lubuklinggau Ucapkan Selamat

    MUARA ENIM- Pengurus HBC (Honda Brio Comunity) Kota Lubuklinggau hadiri aniversary HBC Chapter ML (Muara Enim Lahat) bertempat di terminal regional Muara Enim, Minggu (3/11)

    Dikomandoi Ketua Harian Lubuklinggau, Robby Syatedy, Om Nurkholish dan Om Surya, pengurus HBC Lubuklinggau bergabung bersama HBC Chapter Muara Enim Lahat, Palembang, Prabumulih dan komunitas mobil lainnnya.

    Ketua HBC Chapter Muara Enim Lahat, Om Dewo mengungkapkan anniversary perdana ini dimeriahkan dengan kegiatan Muara Enim auto festival 2019.

    Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ajang pecinta otomotif untuk menunjukkan eksistensi dan kreativitas komunitas mobil di Muara Enim Lahat.

    Dikatakannya even ini akan didorong menjadi even tahunan kabupaten harapannya dapat mendorong pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Muara Enim dan Lahat.

    “Agenda pertama ini pemantik bagi event tahunan kabupaten kedepannya, tentunya lebih seru dan menantang,”ungkap Dewo saat pembukaan.

    Sambungnya untuk sementara ini digelar Class category body art design, interior design, super car club, racing style, out of the box.

    Kelima kategori tadi ungkapnya merebut uang pembinaan sehingga ada semangat peserta sekembali ke rumah masing-masing.

    “Kita ucapkan terimakasih kepada chapter HBC Lubuklinggau, Prabumulih dan Palembang yang sudah hadir dan berbagai komunitas, ini semangat kebersamaan kita dalam dunia otomotif,”utaranya.

    Sementara itu Ketua HBC Lubuklinggau Sugeng, melalui divisi humas, Nurkholish menyampaikan ucapan selamat kepada Chapter Muara Enim dan Lahat yang anniversary pertama.

    Dikatakannya, perayaan anniversary pertama ini dapat lebih menguatkan teman-teman ML sehingga lebih kompak dan memberikan warna bagi dunia otomotif di Kabupaten Muara Enim Lahat.

    “Kita ucapkan selamat semoga semakin kompak,”ucapnya. (Rls)

  • Pelepasan pemain Sepak Bola U-20 Oleh Pemkab

    Muratara – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melepas tim sepak bola U-20, untuk mengikuti turnament piala Gubernur Sumsel U-20, diruang rapat auditorium lantai 2 Setda Muratara, Kamis (31/10).

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Khaidir Kalingi dalam laporan menyampaikan, anak – anak yang tergabung dalam tim sepak bola U-20. Merupakan juara pada kompetisi tingkat kabupaten Muratara.

    “Mereka akan berangkat ke Palembang untuk mengikuti turnamen Piala Gubernur Sumsel 2019. Kami berharap, para pemain bisa membawa nama harum Kabupaten Muratara” harapnya.

    Bupati Muratara, melalui Sekda Alwi Roham, memberikan apresiasi setinggi – tinggi. Baik kepada pemain, pelatih maupun pendamping, atas prestasi yang telah diraih sehingga dapat mewakili Kabupaten Muratara ke tingkat provinsi.

    Tim yang berangkat ke Palembang, merupakan kesebalasan dari Kecamatan Ulu Rawas yang memenangkan turnament tingkat kabupaten Muratara beberapa bulan yang lalu.

    “hari ini, merekaberangkat ke Palembang untuk mewakili Kabupaten Muratara dan berkompetisi dengan 17 kabupaten/kota se Sumsel. Utamakan semangat dan kekompakan, saling berbagi, dan saling mengisi serta junjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Semoga dapat mengharumkan nama kabupaten Muratara” ucapnya. 
    (Red).